BERANDA

Tinjauan Umum Mengenai Incinarator

Sampah Limbah adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mempengaruhi lingkungan hidup. Dapat berupa bentuk padat, cair, lumpur (sludge) dan gas, yang sumbernya dari berbagai sisa kegiatan seperti dari pemukiman, pertanian, pertambangan serta industri, yang dapat bersifat limbah bahan berbahaya beracun B3 atau Limbah Domestik yang dihasilkan oleh individu dari kegiatan sehari hari seperti dari rumah tangga.

Sampah adalah limbah yang bersifat padat berupa sampah organik (dapat terurai) dan sampah anorganik. Dilihat dari komposisinya sampah di Indonesia didominasi oleh sampah organik 50%-60%, sampah plastik 15% dan sampah kertas 10%, sampah karet 5%, sisanya sampah kaca, kain, logam dll. Jumlah timbunan sampah secara nasional sekitar 64 juta ton/tahun atau sekitar 175.000 ton/hari, atau sekitar 0.7 kg/orang/hari.

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk nasional dan meningkatnya kebutuhan yang berdampak akan meningkatnya jumlah timbunan sampah yang memerlukan penanganan sampah untuk mempertahankan dan meningkatkan kondisi lingkungan hidup yang baik untuk kehidupan. Salah satu solusi dalam penanganan sampah dengan mereduksi jumlah sampah dengan cepat adalah dengan menggunakan Incinerator, karena habis terbakar menjadi debu sekitar 5% yang semulanya sampah 100%.

Teknologi Incinerator

Manfaat menggunakan teknologi Incinerator :

  1. Mempercepat/mereduksi tumpukan sampah dengan cepat sekitar 95%,
  2. Panas dari hasil pembakaran dapat digunakan sebagai sumber energi
  3. Mengurangi polusi odor, methane, dll akibat penumpukan sampah (landfill)
  4. Membunuh patogen sumber penyakit dalam sampah supaya tidak menyebar
  5. Mengurangi biaya transportasi sampah dari sumber ketempat landfill

Bagian incinerator terdiri dari ruang bakar (chamber) yang umumnya dilengkapi dengan system pembakar sampah dan pembakar asap dengan alat pembakar (burner), system pensupply udara (0xygen) untuk proses pembakaran, system peralatan penangkap debu/particulate dapat berbentuk water scrubber, serta system pembuangan asap buang berupa ducting dan cerobong asap.

Untuk mendesign insinerator perlu dipertimbangkan jumlah dan jenis material sampah yang akan dibakar, jumlah oxygen, jumlah kalori yang diperlukan dengan tujuan mendapatkan ukuran insinerator yang ideal serta biaya operasional yang ekonomis. Berbagai macam Incinerator yang diproduksi disesuaikan dengan fungsi kegunaan incinerator.

Pemilahan Sampah dan Tidak semua sampah diperbolehkan dibakar. Secara umum syarat material sampah yang akan dibakar harus kering dengan kadar air sekitar 10%RH atau lebih kering, serta ukuran diameter relatif kecil dan tipis dan mempunyai nilai kalori sekitar 5600 kalori/kg atau lebih besar.

Sampah padat domestik seperti sampah agriculture dari pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan, bangkai hewan dan ikan berupa bahan organik serta anorganik yang tidak berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan dapat dibakar dengan incinerator

Sampah Medis biasa berupa kertas tissue, sarung tangan, masker, perban, selang impus dapat dibakar dengan teknologi Incinerator, Sementara sampah padat limbah Medis B3 tertentu dan sampah yang kalau dibakar akan menimbulkan gas Dioxin dan Furan atau gas berbahaya lainnya tidak boleh dibakar. Untuk sampah limbah B3 tertentu tersebut penanganannya bukan dengan dibakar memakai incinerator tetapi mesti dikirimkan ke tempat pemprosesan selanjutnya yang ditangani pemerintah atau lembaga tertentu. Untuk itu perlu dilakukan pemilahan sampah yang dimulai dari sumber sampah berasal agar dipisah sampah yang boleh dibakar maupun sampah yang tidak boleh dibakar.

Lama Pembakaran Sampah

Lama pembakaran tergantung dari teknologi incinerator yang digunakan dan sampah yang dibakar.

Semakin kecil dan berongga sampahnya semakin mudah terbakar, juga semakin kering dan panas sampahnya semakin mudah terbakar, serta semakin tinggi kalori sampah serta rendah titik flash point semakin mudah dan cepat terbakar. Kadar Air sampah dibawah 10%RH atau lebih kering akan mempermudah proses pembakaran, semakin kering sampah maka semakin sedikit kalori (bahan bakar minyak, gas, arang) yang dikonsumsi.

Dianjurkan supaya sampah dari sumbernya tetap dalam kondisinya kering. Sampah yang dimensinya lebih besar dari pergelangan tangan dan panjang satu meter atau lebih erlu dicacah supaya ukurannya kecil kecil supaya waktu proses pembakaran lebih cepat diproses menjadi debu dan gas. Lama pembakaran dalam satu proses pembakaran (batch) rata rata sekitar 20-60 menit

Baku Mutu Uji Emisi

Incinerator yang baik adalah incinerator yang lolos uji emisi yang disyaratkan oleh pemerintah.

Parameter Baku Mutu (kadar maksimum) yang disyaratkan adalah sebagai berikut :

  1. Partikulat 50 mg/Nm3
  2. Sulfur Dioksida (SO2) 250 mg/Nm3
  3. Nitrogen Dioksida (NO2) 300 mg/Nm3
  4. Hidrogen Fluorida (HF) 10 mg/Nm3
  5. Hidrogen Klorida (HCl) 70 mg/Nm3
  6. Karbon Monoksida (CO) 100 mg/Nm3
  7. Total Hidrokarbon (sbg CH4) 35 mg/Nm3
  8. Arsen (As) 1 mg/Nm3
  9. Kadmium (Cd) 0,2 mg/Nm3
  10. Kromium (Cr) 1 mg/Nm3
  11. Timbal (Pb) 5 mg/Nm3
  12. Merkuri (Hg) 0,2 mg/Nm3
  13. Thallium (Tl) 0,2 mg/Nm3
  14. Opasitas 10% mg/Nm3
  15. DRE PCDDs/PCDFs/PCBs 99,9999%
  16. DRE POHCs 99,99%

Untuk uji furan dan dioksin jika diperlukan harus dibicarakan terpisah

Bangunan Incinerator

Untuk melindungi Incinerator dari pengaruh cuaca buruk seperti terik matahari dan hujan maka diperlukan lahan yang cukup sebagai tempat didirikan bangunan yang nantinya didalamnya dipasang mesin incinerator, juga perlu space ruangan yang cukup luas untuk pergerakan operator serta untuk penempatan material sampah yang dibakar dan hasil debu setelah dibakar. Tempat penampungan material sampah sampah yang mau dibakar dan tempat debu hasil pembakaran harus terlindungi dari hujan dan lantainya harus selalu kering.

Lahan untuk ditempatkan mesin incinerator harus cukup jauh dari hunian warga. Sumber air untuk keperluan alat penangkap dedu asap (scrubber) harus tersedia dilapangan, begitu juga sumber listrik harus cukup untuk keperluan incinerator.

 

Alat dan Mesin Incinerator
NS New-Tech Incinerator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Incinerator NS New-Tech ini adalah insinerator hasil design terbaru dimana asap hampir tidak ada, boleh dikatakan tidak ada asap saking beningnya gas yang keluar dari cerobong.

Mesin Incinerator New Tech adalah mesin yang diperuntukkan membakar sampah padat dengan mengunakan teknologi pembakaran tertentu yang di design sesuai dengan temperatur yang diharapkan dengan system teknologi supply udara tertentu sehingga hasil pembakaran dapat menghasilkan sisa pembakaran yang minim berupa debu dan gas yang bening (tanpa asap) aman dan memenuhi tingkat emisi yang diharapkan dan tentunya ramah lingkungan.

Penggunaan Incinerator NS New-Tech ini dapat untuk membakar material sampah domestik maupun sampah Limbah B3 terbatas. Dengan penempatan burner yang tepat dan supply udara pembakaran pada proses pembakaran dengan jumlah dan tekanan tertentu maka asap akan habis terbakar dan berubah menjadi gas bening (tanpa asap). Asap yang keluar dari cerobong dipengaruhi dari sifat fisik dan unsur kimia dari sampah yang akan dibakar. Bahan seperti ban, karet, streofoam akan cenderung mengeluarkan asap yang hitam. Incinerator ini memiliki hasil gas emisinya lebih baik dibandingkan dengan teknologi incinerator lainnya. Nilai CO bisa dibawah 10 ppm. Waktu pemanasan dan pendinginan lebih cepat dibandingkan dengan incinerator teknologi lainnya. NS New-Tech Incinerator ada yang Double Chamber dan ada yang Single Chamber.

 

Incinerator Standard
STD Double Burner Incinerator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Incinerator Standard ini dapat digunakan untuk membakar Sampah Domestik, Sampah Medis dan Sampah Industri. Incinerator Standard ini sudah teregristrasi Teknologi Ramah Lingkungan No 45 di KLHK. Incinerator Standard ini adalah incinerator yang yang didesign sesuai dengan kriteria yang disyaratkan oleh pemerintah yaitu :

– Terdiri dari dua chamber
– Setiap chamber memiliki alat pembakar (burner)
– Negative Pressure
– Temperature ruang bakar pertama minimum 600-800 derajat celcius sampai 1000 derajat celcius
– Temperature ruang bakar kedua minimum 1000 derajat celcius sampai 1200 derajat celcius
– Waktu tinggal gas pada chamber 2 adalah minimum 2 detik
– Memenuhi hasil Uji Emisi
– Efisensi Penghancuran dan Penghilangan (DRE) 99.95%
– Tinggi Cerobong dari Permukaan Tanah minimum 14 meter
– Memiliki Air Pullution Control (APC)
– Memiliki Pengambilan Sample Uji Emisi di cerobong pada posisi 8DE/2DE
– Memiliki sistem kontrol operasional
– Kapasitas tersedia mulai kapasitas 20 kg/batch sampai 300 kg/batch
– Untuk Incinerator yang dengan kapasitas 100 kg/batch atau lebih memiliki bucket feeder

 

Incinerator Sampah Organik
ORG Single Burner Incinerator

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Single Burner Incinerator ini diperuntukkan untuk membakar sampah organik yang tidak berbahaya, seperti bangkai ayam, bangkai bebek, telur ayam busuk, tikus percobaan, hama penggangu ladang dan sawah, bangkai ikan supaya jangan bau, kulit kopi, kulit buah yang harus segera dimusnakan supaya jangan menumpuk dan bau.

Single Burner Incinerator ini terdiri dari :
– Ruang Bakar satu unit
– Setiap chamber memiliki alat pembakar (burner)
– Negative Pressure
– Temperature ruang bakar pertama minimum 600-800 derajat celcius sampai 1000 derajat celcius
– Memenuhi hasil Uji Emisi
– Tinggi Cerobong dari Permukaan Tanah sekitar 6 meter
– Memiliki Air Pullution Control (APC)
– Memiliki Pengambilan Sample Uji Emisi di cerobong
– Memiliki sistem kontrol operasional
– Kapasitas tersedia mulai 5 kg/batch sampai maksimum 30 kg/batch

 

ORG Incinerator Without Burner

Untuk informasi lebih lanjut klik link ini Incinerator Tanpa Burner

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Incinerator ini hanya dikhusukan untuk membakar material sampah organik yang tidak berbahaya.

Kelebihan incinerator ini :
– Tidak memakai burner dan tidak memakai blower
– Cocok untuk villa kebun
– Harga ekonomis
– Murah biaya Operasional
– Temperature dapat tinggi dengan penambahan kalori bisa sampai 1000 Deg C
– Dinding incinerator dicastable atau tanpa castable. Dengan dilapisi castable dindingnya lebih awet dari kerusakan dan korosi, serta dindingnya tidak terlalu panas
– Cara pemakaian incinerator ini adalah dengan lebih dahulu membakar arang atau kayu kering didalam chamber setinngi 20 cm, setelah api menyala maksimum kemudian dimasukkan sampah organik kering sedikit demi sedikit sesuai dengan kapasitasnya supaya asap tidak banyak timbul.
– Oksigen (Angin) dari bawah incinerator akan cepat masuk kedalam Chamber karena tertarik akibat gas didalam chamber cepat keluar sehingga akan mempercepat proses pembakaran didalam incinerator
– Kapasitas dari Drum Incinerator ini sekitar 30-100 kg per jam

 

ORG Portable Drum Incinerator

 

 

 

 

 

 

 

Incinerator ini hanya dikhusukan untuk membakar material sampah organik yang tidak berbahaya.

Kelebihan incinerator ini :
– Bisa dipindah pindah
– Harga ekonomis
– Murah biaya Operasional
– Hanya menggunakan blower udara untuk mempercepat pembakaran
– Temperature dapat tinggi dengan penambahan kalori bisa sampai 1000 Deg C
– Dinding drum dapat dilapisi dengan castable atau tanpa castable. Dengan lapisan castable dinding chamber lebih tahan terhadap kerusakan dan korosi, serta dindingnya tidak terlalu panas
– Cara pemakaian incinerator ini adalah dengan lebih dahulu membakar arang dengan torch, setelah api menyala maka blower udara dihidupkan sehingga arang dengan cepat terbakar menjadi merah, kemudian dimasukkan sampah organik kering sedikit demi sedikit supaya asap tidak banyak timbul.
– Kapasitas dari Drum Incinerator ini sekitar 20-30 kg per jam

 

Mobile Incinerator

 

 

 

 

 

 

 

 

Mobile Incinerator ini digunakan untuk membakar material sampah yang harus dihanguskan segera ditempat atau tidak jauh dari sampah tersebut ditemukan, supaya tidak tercecer kemana mana atau menghindari penggunaan sampah yang kemungkinan dipergunakan. Mobile Incinerator ini dapat digunakan untuk barang obat dan makanan yang ilegal, tidak sesuai peruntukan, barang berbahaya, racun, narkoba dll.

Mobile Incinerator didesign bisa berpindah pindah dengan cepat dari satu tempat ke tempat lain dan dimana konstruksin incineratornya disesuaikan dengan persyaratan yang diminta pemerintah yaitu :

– Terdiri dari dua ruang bakar (dual chamber)
– Setiap chamber memiliki alat pembakar (burner)
– Negative Pressure
-Temperature ruang bakar pertama minimum 600-800 derajat celcius sampai 1000 derajat celcius
– Temperature ruang bakar kedua minimum 1000 derajat celcius sampai 1200 derajat celcius
– Waktu tinggal gas pada chamber 2 adalah minimum 2 detik
– Memenuhi hasil Uji Emisi
– Efisensi Penghancuran dan Penghilangan (DRE) 99.95%
– Tinggi Cerobong dari Permukaan Tanah disesuaikan dengan kondisi lapangan
– Memiliki Air Pullution Control (APC)
– Memiliki Nozzle tempat Pengambilan Sample Uji Emisi di cerobong pada posisi 8DE/2DE
– Memiliki sistem kontrol operasional
– Kapasitas tersedia mulai 10 kg/batch sampai 50 kg/batch

 

Peralatan Pengolahan Sampah

 

 

 

 

 

 

 

 

Mesin ini digunakan untuk mencacah material sampah organik seperti rumput, daunan, ranting kecil, sampah sayuran, sampah makan, sampah kulit buah, sampah cangkang telur untuk dijadikan kompos ataupun pupuk organik atau juga digunakan untuk memperkecil ukuran material sampah organik supaya cepat kering dan mudah terbakar.

Bagian paling utama dalam konstruksi alat ini adalah pisau pemotong yang digunakan untuk memotong atau mencacah, yaitu ada pisau diam dan ada pisau rotasi pemotong atau pencacah sampah. Bahan dari pisau tersebut terbuat dari bahan metal yang kuat, tajam dan tahan lama yaitu dipilih dari baja special yang diperkeras sehingga kekerasannya melebihi 40 HRC. Mesin penggerak dapat digunakan mesin diesel, mesin gasoline (bensin) dan Electromotor. Mesin penggerak electromotor terkadang dipilih oleh pemakai supaya tidak perlu distarter dengan engkol manual.

 

Mesin Pencacah Plastik Tebal

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mesin Pencacah Plastik ini dikhususkan untuk mencacah sampah plastik tebal seperti plastik botol mineral, cangkir plastik, jerrycan plastic, gallon plastic, tutup botol dan sejenisnya biasanya untuk di recycle. Mesin ini dapat digerakkan dengan menggunakan Engine atau menggunakan electromotor. Pisau pemotong terdiri dari pisau diam dan pisau rotari, harus terbuat dari bahan yang cukup kuat, tajam dan awet. Mesin ini lebih baik menggunakan tambahan air selama proses pencacahan supaya jangan cepat rusak mata pisaunya.

 

Mesin Pencacah Plastik Tipis, Shredder

Mesin Pencacah Plastik

Untuk informasi lebih lanjut klik link ini Mesin Pencacah Plastik

Mesin Pencacah ini digunakan khusus untuk mencacah material sampah plastik yang tipis seperti sampah karung plastik yang dapat melilit. Mesin ini digerakkan dengan menggunakan Electromotor didua sisi, agar dapat memotong plastik tanpa macet atau jump Pisau pemotong yang digunakan bahan yang kuat, keras dan tajam yang disusun sedemukian rupa, rapi dan rapat agar efek pemotong gunting dapat berfungsi dengan baik. Rangka bawah dari Mesin Shredder ini terbuat dari rangka profil baja yang tebal dan ukurannya dapat mendukung beban yang terjadi diatasnya

 

Mesin Pengering  Sampah Organik
Mesin Pengering Sampah Organik

Untuk informasi lebih lanjut klik link ini Mesin Pengering Sampah Organik

 

 

 

 

 

 

 

 

Material Sampah Organik yang basah sebelum dibakar didalam chamber Incinerator sebaiknya dikeringkan dalu supaya mudah dan cepat terbakar yang berimpact terhadap pengurangan biaya operasional. Panas hasil pembakaran Incinerator dapat dihembuskan kedalam konstruksi pengering ini supaya murah biaya operasionalnya.

Bahan dari Mesin pengering ini terbuat dari plat baja. Lantai mesin pengering yang berbentuk panggung tempat  material sampah organik yang mau dikeringkan terbuat dari bahan besi berlubang perforate plate. Dari kolong bawah perporate plate dialirkan udara panas yang diambil dari panasnya incinerator dan dihembuskan ke material sampah organik yang mau dikeringkan sehingga material sampah tersebut dapat dengan cepat kering.

 

Trash Rack
Trash Rack

Untuk informasi lebih lanjut klik link ini Trash Rack

 

 

 

 

 

 

 

Trash Rack adalah mesin penyaring/penangkap sampah dibantaran sungai mengalir supaya sampah padat yang tertangkap dan tidak terbawa aliran air ke hilir. Dengan tertangkap sampah dari badan sungai maka dengan mudah diambil dan dibawa keatas permukaan tanah.

Konstruksi Trash Rack berbentuk jeruji metal stainless steel tempat lengketnya sampah terbawa arus air dari hulu dengan menggunakan conveyor listrik electromotor dengan rantai berputar dari bawah jeruji keatas jeruji secara terus menerus, sampah terambil oleh batang penyapu yang lengket pada rantai berputar diangkat dari bagian jeruji bawah atau bagian jeruji permukaan air ke posisi jeruji atas dan ditumpuk dilahan kering supaya dapat di proses.

Kecepatan rantai conveyor trash rack harus disesuaikan dengan banyak sampah yang lengket di jeruji trash rack supaya tidak terjadi blocking yang dapat mengakibatkan banjir.

 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :
Karya Mitra Usaha
Jl. Ring Road Utara No 134
Ruko Taman Yasmin VI – Kota Bogor
No Telp (Whatsapp) :  0813-8319-0190
Telp : +62(0)251 – 7543316
Email : karyamitrausaha@yahoo.com

sumber|